27 Mar 4 Comments mamukismuntoro BLOG

Bagi saya, tantangan terbesar adalah merapikan database foto, terutama dokumentasi yang masih berbentuk analog. Kemalasan dan kecerobohan ikut menyumbang punahnya beberapa jejak rekam  peristiwa yang saya alami sejak pertama kali memotret pada dekade 1995-an. Tapi sudahlah, semua terjadi juga atas ‘ijin’ saya.

Usai merapikan dokumentasi analog foto-foto saya berupa negatif dan cetak film. Saya kembali melihat hasil cetakan foto peristiwa sekitar 1995-1996 silam. Ini adalah peristiwa pertama yang saya rekam jauh sebelum bergabung menjadi awak media lokal. Sebuah toko alat-alat elektronik terbakar hebat di jalan raya Kertajaya 75, Surabaya. Saya tinggal kira-kira 1 km dari toko tersebut dan tentu mendengar bunyi sirine mobil pemadam kebakaran yang lalu-lalang.

Saya tidak mencatat hari kejadian, hanya seingat saya peristiwa kebakaran terjadi pagi hari sekitar pukul 9 atau 10 pagi. Beberapa titik api sudah mulai dijinakkan petugas pemadam saat saya datang. Usai jeprat-jepret, saya merasa ada yang kurang dari foto saya. Toko  itu bernama Hartono Elektrik, dan saya ingin tahu seperti apa wajah sang pemilik. Tak lama, setelah bertanya ke seseorang, saya mengetahui sang pemilik dan segera merekam ekspresi wajahnya saat itu.

Foto atas :
Hartono (kiri berkacamata) saat menyaksikan tokonya terbakar.
Foto bawah :
Petugas pemadam kebakaran berada di bagian depan bangunan toko elektrik Hartono. Foto: Mamuk Ismuntoro

 

 

 

Foto-foto ini tak pernah diketahui siapapun. Saya memotret, mencetaknya dengan uang saku kuliah dan menikmatinya sendiri kala itu. Peristiwa kebakaran Hartono Elektrik adalah peristiwa pertama yang saya rekam sejak belajar memotret, jadi tak cukup punya nyali untuk dibagi bersama teman.

Usai terbakar, beberapa bulan kemudian toko itu pindah di raya Kertajaya, persis di sebalah sebuah gedung Bank hingga beberapa tahun lamanya. Kemudian pindah lagi di kawasan hunian elit Kertajaya Indah. Kini, toko itu telah berkembang cukup pesat. Menurut laman webnya, Hartono Elektrik, berganti nama menjadi Hartono Elektronika dan menjadi ‘Hartono’ saja pada 2014. Kehancuran toko akibat kebakaran tahun 1990an adalah tragedi, namun sekarangAnda bisa menjumpai toko Hartono di Sidoarjo, Malang, Jakarta atau di app smartphone.

 

 

Tanggulangin, 27-3-2017